Social Media Marketing

Prinsip Trigger Marketing, Pepet sampai Dapet!

Apakah Anda ingin produk yang ditawarkan cepat terjual dan laris manis? Potential customer sudah memasukkan produk ke keranjang, tapi lama untuk melakukan check out? Salah satu cara untuk persuasi agar konsumen belanja produk Anda adalah dengan memberi notifikasi pengingat. Terutama dalam menarik perhatian konsumen agar mau membeli produk Anda. Yuk ketahui prinsip trigger marketing yang bisa Anda terapkan!

Trigger Marketing itu Apa sih?

Sebelum menjelaskan bagaimana pengaplikasiannya atau prinsipnya, Anda harus mengerti terlebih dahulu tentang pengertian trigger marketing. Trigger marketing atau sering dipanggil dengan emotional trigger marketing memiliki pengertian atas segala sesuatu atau apa saja yang memicu seseorang untuk bereaksi secara emosional.

Biasanya berisi situasi, ungkapan, kata-kata, opini, atau seseorang. Ketika dalam dunia marketing sisi emotional trigger keluar, akan bereaksi secara emosional. Bahkan tidak sedikit pula yang mengesampingkan logika. Daya pemikiran kritis akan hilang begitu saja.

Prinsip Trigger Marketing

Semakin to the Point, Semakin on Point!

Image Source: Freepik.com

Bayangkan ketika Anda menjadi pelanggan, akan sangat menyusahkan bukan bila harus membaca panjang-panjang. Yang dimaksud panjang disini adalah deskripsi atau penjelasan yang Anda tawarkan kepada pelanggan. Padahal intinya satu hal yaitu mengingatkan pelanggan untuk belanja. Oleh sebab itu, lebih baik penawaran atau penjelasan Anda dibuat dengan singkat dan padat tetapi tetap menyalurkan hal yang penting. Kalau Anda terlalu panjang dalam melakukan penawaran, keburu pelanggan males duluan bukan?

Konstan, Tetapi Tidak Spam!

Sebenarnya, kata spam itu sendiri adalah singkatan dari Sending and Posting Advertisement in Mass. Ini berarti salah satu ciri khas pesan spam adalah pesan promosi yang dikirimkan secara massal. Apa yang Anda rasakan saat melihat notifikasi yang banyak? Bukannya semangat malah semakin muak. Kalian harus mengurangi memberi pesan dalam kuantitas yang banyak. Rutin memberi notif boleh, namun jangan sampai penuhi hingga pagi, siang, dan malamnya dengan promosi yang Anda tawarkan. Bisa-bisa tokomu di block sama pelanggan.

Beri Iming-iming Pemikat Hati

Image Source: Freepik.com

Berbagai usaha sudah Anda lakukan, tetapi masih digantung sampai sekarang? Jangan menyerah begitu saja ya, kalian bisa memakai cara lain! Berikanlah negosiasi secara bertahap dan memberi tawaran menarik. Jangan lupa berikanlah rasa urgensi. Penawaran dengan kata-kata kesempatan terakhir, persediaan terbatas, dan pernyataan kuat lainnya akan menimbulkan rasa khawatir tidak mendapat produk dan akhirnya mendorong pembelian.

Jangan Melupakan Hari Spesialnya!

Cara ini dianggap lumayan efektif karena mempunyai ikatan emosional yang berusaha dibangun. Misalnya dengan mengucapkan waktu ulang tahun konsumen. Memang bukan hanya Anda saja yang mengingat hari spesial pelanggan, tetapi itu adalah pemikiran yang patut untuk diperhitungkan.

Baca artikel lainnya tentang Tips Jualan Laris Manis di Shopee!


Itulah pengertian tentang trigger marketing dan prinsipnya yang bisa Anda terapkan. Dengan memberikan ikatan emosional dengan pelanggan atau calon pelanggan, maka membuat konsumen semakin tertarik untuk berbelanja. Bangunlah rasa percaya konsumen terhadap barang jualan, sehingga ingin membelinya lagi.

One thought on “Prinsip Trigger Marketing, Pepet sampai Dapet!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *